Kamis, 17 April 2014
Masuk Sistem?

PELESTARIAN SENI BUDAYA TRADISIONAL SENI IBING RONGGENG DI PANGANDARAN

oleh : DARMAN NURYANA


Abstrak Indonesia :

DARMAN NURYANA, 2013. PELESTARIAN SENI BUDAYA TRADISIONAL SENI IBING RONGGENG DI PANGANDARAN. Program Studi Pendidikan Sejarah. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan sejarah dan proses perkembangan dan Pelestarian Seni Budaya Tradisional masyarakat di daerah Pangandaran, yaitu “Seni Ibing Ronggeng”. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Historis yang meliputi pengumpulan dan penafsiran gejala yang timbul di masa lalu untuk menemukan generasi yang berguna dalam memahami kenyataan-kenyataan sejarah dan untuk meramalkan perkembangan yang akan datang. Dengan langkah-langkah metode penelitian heuristik, kritik dan verifikasi interpretasi dan historiografi. Adapun tehnik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan yang di lakukan melalui pengumpulan data dengan mempelajari sumber-sumber pustaka yang dapat di gunakan sebagai bahan dasar untuk membahas, memahami dan menunjang terhadap penelitian. Melalui tahap orientasi dan tujuan tertentu, penggunaan panduan pertanyaan dalam pengumpulan data, penulis melakukan observasi langsung pada objek penelitian dan interview pada pihak-pihak yang terkait. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesenian tradisional yang ada di pangandaran ini adalah seni pementasan tari yang tercipta dan berawal dari sejarah perjuangan membuka dan mempertahankan Wilayah Kerajaan Pananjung oleh Ratu Dewi Siti Samboja sebagai cikal bakal Wilayah pangandaran ( Ciamis Selatan ).


Katakunci : Pelestarian Seni Budaya Pangandaran



Abstrak Inggris :

DARMAN NURYANA, 2013. Preservation Of Traditional Cultural Art Ibing’s Ronggeng Art in Pangandaran. History Educational Program Study. Faculty of Educational Sciences and Teachers’ Training Siliwangi University Tasikmalaya. This research aims to know and describe the history and development of processes and preservation of traditional culture arts society in Pangandaran area, "the Ibing’s ronggeng art". The method used in this research is the historical method which includes the collection and interpretation of symptoms in past event to find a generation that is useful in understanding the facts of history and to forecast future developments. With steps of the heuristic research, criticism and interpretation and verification of historiography research method. Technique of collecting the data in this research is a literature study will be undertaken through collecting the data by studying the literature sources can be used as a base material to discuss, understanding and support for research. Through the orientation phase and the particular purpose, the use of guide questions in the collecting of data, the writer do observes directly on the object of the research and interviews with relevant parties. Conclusions from the results of this research indicates that the traditional arts that exist in Pangandaran is the art of dance created and begins to open and maintain a history of the struggle of the Pananjung Royal by Queen Siti Dewi Samboja as the forerunner of Pangandaran area (South Ciamis).


Keywords : Preservation of culture art in Pangandaran


Copyright © 2012 Universitas Siliwangi | Tentang Situs | Peta Situs | Kredit

You're IPv4 54.197.189.165

UNSIL on