Senin, 20 Oktober 2014
Masuk Sistem?

PERBEDAAN TINGKAT KELELAHAN BERDASARKAN VARIASI KEBISINGAN PADA PEKERJA PEMBUAT KOMPONEN-KOMPONEN TEKSTIL DI CV.AKBAR JAYA KIARACONDONG KOTA BANDUNG

oleh : WATI SUMIATI


Abstrak Indonesia :

ABSTRAK Intensitas kebisingan yang melebihi standar dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan kelelahan sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor : KEP-51/MEN/1999 tentang nilai ambang batas faktor fisika di tempat kerja yaitu 85 dB untuk 8 jam kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat kelelahan berdasarkan variasi kebisingan pada pekerja pembuat komponen-komponen tekstil. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara purposive sampling 34 orang responden dari 57 populasi berdasarkan criteria inklusi.Uji statistik yang digunakan yaitu uji Mann-Whitney pada taraf signifikasi  < 0.05. Hasil pemeriksaan intensitas kebisingan

Katakunci : Kebisingan, Tingkat Kelelahan



Abstrak Inggris :

abstract The intensity of the noise that exceeds standard can cause hearing loss and fatigue in accordance with the Decree of the Minister of Manpower No. KEP-51/MEN/1999 limit value of physical factors in the workplace that is 85 dB for 8 hours. The aims of this study to determine the differences based on variations in the noise level of fatigue on workers who made textile components. This study uses a cross sectional survey. Samples were taken by purposive sampling 34 respondents from 57 population based criteria inclutions. Statistical tests used were testing system Mann-Whitney. The significance level α <0.05. The result of the intensity noise

Keywords : Noise, Level of Fatigue


Full Article | Download

Copyright © 2012 Universitas Siliwangi | Tentang Situs | Peta Situs | Kredit

You're IPv4 54.161.192.135

UNSIL on